Kegiatan

FDC Unhas Mendukung Gerakan Indonesia Bersih Melalui Kegiatan World Cleanup Day 2019

World Cleanup Day adalah aksi bersih-bersih terbesar di dunia yang dilakukan serentak di 157 negara. WCD ini dinaungi oleh Let’s Do It World, sebuah gerakan di Estonia yang didirikan bersama oleh para pendiri yang berasal dari Asia (termasuk Indonesia), Amerika, Eropa, Afrika dan Oseania. Dengan tujuan untuk membebaskan planet dari permasalahan sampah, gerakan ini melahirkan komitmen dari jaringan-jaringan yang tergabung di dalamnya dan tersebar di berbagai Negara (Partnership Information WCD Indonesia, 2019)

FDC UNHAS sebagai salah satu organisasi yang juga bergerak di bidang konservasi ini sangat mendukung kegiatan yang bersentuhan langsung dengan laut seperti aksi cleanup di daerah-daerah pesisir. Tahun 2018, FDC UNHAS telah melakukan aksi Cleanup di Pualu Badi dan tahun ini FDC UNHAS melakukan aksi di lokasi yang sama pada hari Sabtu, 21 September 2019.

Kegiatan ini diawali berkumpulnya seluruh peserta/volunteer di Pelabuhan Paotere, pada hari Sabtu, 21 September 2019 kemudian dilakukan foto bersama sebelum naik ke kapal penumpang. Jumlah peserta cleanup yang ikut sebanyak 44 orang yang berasal dari berbagai daerah khususnya Makassar. Selanjutnya, seluruh peserta/volunteer dan FDC Unhas menuju Pulau Badi. Sesampainya di penginapan, peserta/volunteer istirahat sebentar, kemudian dilakukan breafing membahas teknis dari kegiatan cleunup tersebut. Breafing ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan saudari Nurfiqhi Islamiyah (011.XVII.AB.182) dalam breafing dibahas titik awal lokasi cleanup yaitu dari dermaga panjang sampai dermaga pendek Pulau Badi, kegiatan penimbangan sampah dan foto bersama. Setelah breafing, pukul 15.00 Wita seluruh peserta menuju dermaga panjang membawa peralatan yang akan digunakan.

 

Proses Clean Up

         Sebelum kegiatan aksi cleanup dilakukan, kordinator lapangan memimpin doa bersama lalu dilakukan pembagian atribut cleanup berupa kaos tangan dan karung bekas sebagai tempat sampah dan seluruh peserta mulai memunguti sampah-sampah yang ada di sekitar pesisir pantai Pulau Badi dari Dermaga Panjang sampai Dermaga Pendek yang berjarak sekitar 150 meter. Setelah selesai memungut sampah, karung-karung yang terisi sampah hasil cleanup dikumpulkan di Dermaga Panjang kemudian di timbang satu persatu. Adapun berat sampah yang dikumpulkan oleh peserta cleanup di Pulau Badi sebanyak 510 Kg.

 

Proses Penimbangan Hasil Dari Clean Up

 

Foto Bersama Volunteer

           Setelah penimbangan sampah, dilakukan foto bersama oleh seluruh peserta cleanup dengan sampah yang berhasil dikumpulkan. Sampah hasil cleanup ini diserahkan kepada warga untuk digunakan sebagai pengganti bahan timbunan. Setelah foto bersama, peserta kembali ke penginapan mengganti kostum untuk berenang bersnorkelling karena panitia pelaksana menyediakan alat snorkelling bagi para volunteer. Minggu pagi, 22 September 2019 seluruh peserta kembali ke Makassar, di Pelabuhan Paotere dilakukan foto bersama kembali sebelum para peserta kembali ke rumah masing-masing.

 

 *Editor : Nurfiqhi Islamiyah (011.XVII.AB.182)